| |
|
| Kualifikasi | Gol. SP-PJT |
| A | B | C | D | Jumlah |
| GRED 7 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| GRED 6 | 0 | 1 | 0 | 0 | 1 |
| GRED 5 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| GRED 4 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| GRED 3 | 0 | 0 | 3 | 0 | 3 |
| GRED 2 | 1 | 2 | 2 | 0 | 5 |
SEJARAH SINGKAT AKLI
AKLI didirikan pada tanggal 24 September 1980 sebagai hasil konvensi I Kontraktor di Jakarta yang menggunakan Aula PT. PLN Pusat (Persero), Jl. Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Konvensi ini hasil prakarsa dari HILI dan Jakarta sebagai tuan rumah
LATAR BELAKANG
Pada tanggal 11 Agustus 1977 telah dilaksanakan pertemuan para instalatir PLN di Jakarta dan Tangerang sehingga terdapat konsensus dengan PT. PLN. Pertemuan ini atas prakarsa Bapak Ir. Bambang Sarah, sebagai Direktur Pengusahaan PT. PLN
Konsensus ini adalah ajakan pada instalatir untuk membentuk satu wadah instalasi yang nantinya merupakan mitra bicara PT. PLN. Pada pertemuan ini telah dipilih 9 orang yang telah menjadi pendiri Himpunan Instalatir Listrik Indonesia (HILI). Pada pertemuan berikutnya, secara aklamasi diterima Organisasi Himpunan Instalatir Indonesia (HILI) sebagai wadah para instalatir yang bekerja pada PT. PLN di wilayah DKI Jakarta dan Tangerang.
Adanya HILI di Jakarta, juga diiringi dengan berdirinya himpunan sejenis di luar Jakarta seperti: HILI; Sumatera Barat, GISLI; Sumatera Utara, Instalatir Jaya; Aceh, GABINDAD; Bali, Persatuan Instalatir PLN Wil X; Irian Jaya dll
Timbulnya wadah serupa di luar Jakarta memberikan pemikiran dari para pengurus HILI untuk mengadakan suatu konvensi. Konvensi I diadakan di Jakarta pada tanggal 23-24 September 1980 dan ditetapkan juga sebagai Ketua konvensi yaitu Bahri Yusuf. Pada konvensi I ini juga disepakati perubahan nama HILI menjadi AKLI (Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia). Dengan berdirinya AKLI sebagai wadah mereka. Dan tanggal 28 September 1980 ditetapkan sebagai hari jadi AKLI. |
|
|